Solusi Masalah Sampah: UMNU Kebumen Serahkan Alat Pirolisis Pengubah Plastik Jadi BBM ke Desa Jatiluhur
Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen menyerahkan hibah alat pengolah sampah plastik berbasis teknologi pirolisis kepada masyarakat Desa Jatiluhur, Kecamatan Karanganyar, pada Selasa (23/9/2025). Program ini terlaksana melalui dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sebagai bentuk komitmen nyata UMNU Kebumen dalam memberikan solusi atas permasalahan lingkungan lokal. Penyerahan bantuan ini diharapkan mampu mendampingi dan mewujudkan Desa Jatiluhur sebagai kawasan percontohan desa ramah lingkungan.
Inovasi alat pirolisis yang disempurnakan oleh tim akademisi UMNU Kebumen ini bekerja dengan memanaskan sampah plastik pada suhu 300–400°C hingga menghasilkan uap yang kemudian didistilasi menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dan solar. Proses pemrosesan membutuhkan waktu tiga hingga empat jam dan hanya menyisakan sedikit residu, di mana dari 6 kilogram plastik yang diolah hanya menyisakan kurang dari setengah kilogram residu. Selain menghasilkan BBM cair, mesin ini juga mampu memproduksi gas tambahan yang dapat dimanfaatkan langsung oleh warga sekitar.
Penyerahan alat ini melibatkan tim pengabdian yang terdiri dari Isnaini Lilis Elviyanti, M.Si., Ahmad Aftah Syukron, M.Si., Titi Maemunah, M.Pd., serta mahasiswa Teknik Sipil UMNU Kebumen. Kehadiran inovasi ini disambut antusias oleh pemerintah desa, kelompok masyarakat peduli sampah, hingga Dinas Lingkungan Hidup, Kehutanan, dan Perikanan (DLHKP) Kebumen. Selain membuka peluang peningkatan ekonomi warga melalui pemanfaatan BBM hasil konversi, mesin ini diproyeksikan dapat menekan volume sampah secara signifikan.
Langkah ini juga menjadi strategi penting dalam mengurangi beban dua Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) di Kabupaten Kebumen, khususnya untuk menyongsong regulasi tahun 2030 yang melarang penambahan TPA baru. Rektor UMNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, menegaskan bahwa penyerahan alat pirolisis ini bukanlah akhir dari program, melainkan awal dari gerakan berkelanjutan. UMNU Kebumen berkomitmen untuk terus mengembangkan dan memperluas pendampingan teknologi serupa ke desa-desa lain di wilayah Kabupaten Kebumen.