Hero Image
Tuesday, 13 October 2026
Berita

Perkuat Sinergi Internasional, UMNU Kebumen dan UPSI Malaysia Gelar Visiting Lecturer Pendidika Jasmani Adaptif

20 May 2026 Admin
Perkuat Sinergi Internasional, UMNU Kebumen dan UPSI Malaysia Gelar Visiting Lecturer Pendidika Jasmani Adaptif

Universitas Ma’arif Nahdlatul Ulama (UMNU) Kebumen bekerja sama dengan Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia sukses menggelar kegiatan visiting lecturer bertema "Physical Education And Activities" secara daring pada Rabu (20/5/2026). Diikuti oleh mahasiswa dari kedua perguruan tinggi lintas negara tersebut, acara ini menjadi ajang pertukaran wawasan akademik internasional yang disampaikan menggunakan pengantar Bahasa Melayu dan Indonesia.

Pada sesi utama, Dr. Erick Burhaein dari UMNU Kebumen memaparkan materi bertajuk "Technology and Innovation in Physical Education for People with Physical Disabilities". Dalam pemaparannya, beliau menyoroti tantangan pembelajaran bagi siswa disabilitas fisik serta peran vital teknologi Virtual Reality (VR) dalam menciptakan pendidikan jasmani (penjas) adaptif yang inklusif. Secara khusus, beliau mengenalkan inovasi Sistem Pembelajaran Digital berbasis VR (SPD-VR for PD) yang mengadaptasi permainan tradisional mul-mulan sebagai media penguatan karakter.

Rangkaian kegiatan berlangsung interaktif dan ditutup dengan sesi diskusi terbuka yang disambut antusias oleh para peserta. Berbagai topik krusial dibahas secara mendalam, mulai dari metodologi uji kelayakan berbasis rumus Gregory, efektivitas Metode Sokratik empat fase, hingga aspek kenyamanan penggunaan headset VR bagi murid berkursi roda. Sinergi antara UMNU Kebumen dan UPSI Malaysia ini diharapkan mampu memperluas wawasan riset serta mendorong pemerataan akses pendidikan jasmani bagi penyandang disabilitas.

Sinergi internasional antara UMNU Kebumen dan UPSI Malaysia melalui kegiatan Visiting Lecturer Pendidikan Jasmani Adaptif oleh Dr. Erick Burhaein merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) Nomor 4 (Pendidikan Berkualitas), SDGs Nomor 10 (Berkurangnya Kesenjangan), dan SDGs Nomor 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan). Kolaborasi lintas negara ini tidak hanya memperkuat kerja sama akademis global, tetapi juga berfokus pada pengembangan pendidikan jasmani yang inklusif, guna memastikan akses olahraga serta aktivitas fisik yang setara dan ramah bagi anak-anak maupun individu berkebutuhan khusus.

Bagikan: